Topic
Wed,22 May 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

Tonasa Hemat Listrik Rp1,2 Miliar

PANGKEP, FAJAR -- PT Semen Tonasa membangun BTG (boiler, turbin, generator) Power Plant 2 yang berlokasi di Pelabuhan Biringkassi senilai 123 juta USD atau setara dengan Rp1,2 triliun. Pembangkit listrik bertenaga batubara ini diklaim dapat menghemat biaya operasional hingga 40 persen.

Hadirnya BTG Power Plant 2 yang berkapasitas 2x35 megawatt ini mendukung kebutuhan listrik yang selama ini dioperasikan BTG Power Plant 1 dengan kapasitas 2x25 megawatt. Selama ini, perusahaan semen berpelat merah ini harus mengeluarkan anggaran antara Rp20 miliar hingga Rp30 miliar kepada PLN hanya untuk kebutuhan listrik.

"Pembangkit listrik yang kedua ini dibangun untuk mendukung kebutuhan listrik di Pabrik Tonasa 5 yang selama ini menggunakan listrik dari PLN yang biayanya cukup tinggi. Jadi lebih efisien," kata Direktur Utama PT Semen Tonasa Andi Unggul Attas usai menekan tombol fire on tanda dimulainya pengoperasian BTG Power Plant 2, Selasa, 21 Mei.

Tingginya biaya listrik ini, lanjut Unggul, karena Tonasa mendapatkan tarif pelanggan bisnis dari PLN yang mencapai Rp1.380 per kwh. Sementara dengan menggunakan pembangkit listrik sendiri, biaya yang dikeluarkan tidak sampai Rp700 per kwh. Dengan adanya dua BTG yang dimiliki Tonasa, maka pasokan listrik mencapai 120 megawatt dari kebutuhan listrik 105 megawatt. Untuk bahan bakarnya, menggunakan batu bara low calorie yang dipasok dari Kalimantan.

"Sebenarnya pembangunan BTG Power Plant 2 ini direncanakan rampung pada tahun lalu. Tapi karena adanya sejumlah kendala makanya baru sekarang bisa selesai dan beroperasional," jelas Unggul.

Kendala tersebut, lanjut dia, antara lain karena masalah cuaca ekstrem yang sempat mewarnai pengerjaan proyek raksasa ini. Unggul berharap, efisiensi anggaran dari kebutuhan listrik ini dapat berpengaruh bagi kesejahteraan karyawan maupun masyarakat sekitar pabrik.

"Bangunan ini dikerjakan dengan susah payah dan kerja keras, maka sudah selayaknya kita menjaganya sebagai aset berharga. Kita juga patut berbangga karena PT Semen Tonasa yang terbesar kapasitas listriknya hingga 120 megawatt dibandingkan yang lain," imbuh Komisaris PT Semen Tonasa, Widodo Santoso yang juga mantan Dirut PT Semen Padang ini.

Untuk diketahui, BTG Power Plant 2 menggunakan teknologi dari Eropa dan Jepang. PT Semen Tonasa menggandeng konsorsium PT Rekayasa Industri dan Kawasaki Heavy Industri. Peralatan utama boiler dipasok oleh Kawasaki, turbin dipasok oleh Siemens Industrial Turbomachinery, dan generator dipasok ABB Sweden. (yuk/yan)

banner