Topic
Fri,31 May 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

Boleh Ngefans, Asal Gak Berlebihan!

MENYENANGI suatu hal tidak masalah jika masih dalam tataran positif dan tidak berlebihan. Tapi jika sudah terlalu fanatik dan membenarkan semua hal, tentunya itu tidak baik. 

Tema KeKeR kali ini, membahas tentang remaja yang terlalu fanatik dengan sang idola. Misalnya grup atau boy band asal luar negeri maupun dalam negeri, tokoh kartun, dan public figure yang banyak diidolakan oleh para remaja.

Nur Awaliyah, siswi kelas X.2 di SMAN 2 Camba Maros ini pun turut berkomentar tentang hal ini. Menurutnya, terlalu fanatik dengan sesuatu itu tidak baik karena kita hanya terfokus pada satu hal. Jadi sebaiknya tidak ada yang terlalu diidolakan.

"Fanatik pada sesuatu itu tidak terlalu baik. Tapi menurut saya, jika fanatiknya dengan publik figure dalam negeri itu tidak masalah, karena bisa memperkenalkan artis kita di dunia internasional," jelas gadis yang senang membaca Alquran ini.

Sementara Jaisyul Usra, siswa kelas XI IPA-1 di SMAN 2 Camba Maros ini mengungkapkan, bahwa menyenangi idola itu hal yang lumrah dan tidak masalah. Tapi  jika sudah terlalu berlebihan, dan mulai fanatik dengan sang idolanya, itu sudah terkesan sangat berlebihan.

"Menyenangi figur tertentu itu lumrah. Tapi kalau sudah terlalu berlebihan juga tidak baik, karena bisa membuat kita lupa dengan banyak hal. Jadi seharusnya kita menyenanginya dengan biasa saja, tidak usah terlalu fanatik," ungkap cowok yang mengidolakan Manchester United ini.

Lanjut lagi nih guys komentar mengenai fanatisme di kalangan remaja. Sarah Novianty atau yang akrab disapa Sarah ini mengaku gak masalah kok selama fanatiknya masih positif.

"Gak masalah, selama masih postif. Yang gak bagus kalau dia tidak mau terima saran dari orang lain. Sampai-sampai merasa dirinya paling benar sendiri itu baru fanatik yang tidak baik," ujar siswi SMAN 5 Makassar ini.

Nah komentar terakhir datang dari cewek yang bersekolah di SMKN 4 Makassar. Rizka Amaliadewi ini memandang wajar kalau seseorang bisa fanatik terhadap suatu hal.

"Kalau fanatik sih wajar ya. Itu kan hak setiap orang untuk mempunyai sesuatu hal yang mereka suka. Tapi kalau sampai dibawa-bawa terus dan bisa mengganggu pikiran kan jadinya risih juga," tutupnya.

Yap itulah tadi komentar SoKeRs mengenai fenomena fanatisme di kalangan remaja. Memang sih guys gak ada salahnya untuk menyukai sesuatu hal, tapi kalau sampai berlebihan dan sampai membawa dampak negatif jadinya gak banget kan! Jadi yuk kita menyukai sesuatu hal sewajarnya saja yah!.(*/ars)

banner